Layanan fasilitasi impor China–Indonesia

Paket Tanpa Marking Membuat Gudang China Harus Melakukan Pencarian Manual

Syirkah Mandiri Utama
Paket Tanpa Marking Membuat Gudang China Harus Melakukan Pencarian Manual

Paket Tanpa Marking Membuat Gudang China Harus Melakukan Pencarian Manual

Dari sisi importir, empat kardus yang dikirim seller terlihat sebagai satu pesanan. Namun, bagi petugas gudang, setiap kardus yang masuk harus dikenali dan dicatat secara individual.

Gudang konsolidasi tidak hanya menerima barang dari satu pelanggan. Ratusan hingga ribuan paket dapat datang dari banyak seller dengan bentuk kardus yang hampir sama.

Tanpa marking, petugas tidak memiliki petunjuk cepat untuk menentukan pemilik dan tujuan pemrosesan barang.

Apa yang Dilakukan Gudang Ketika Paket Tiba?

Pada proses penerimaan, petugas biasanya mencocokkan identitas paket dengan data yang tersedia. Informasi yang diperiksa dapat mencakup marking, nomor resi, nama penerima, jumlah koli, serta instruksi pelanggan.

Setelah dikenali, barang dapat ditimbang, diukur, difoto, atau diperiksa sesuai layanan yang diminta. Paket kemudian ditempatkan pada lokasi penyimpanan milik pelanggan.

Marking mempercepat seluruh proses tersebut karena dapat dibaca langsung dari luar kardus.

Satu Kardus Berlabel Tidak Mewakili Paket Lain

Misalnya seller mengirim empat kardus, tetapi marking hanya terdapat pada kardus pertama. Petugas dapat mencatat kardus tersebut dengan cepat, sedangkan tiga lainnya belum tentu langsung dikenali.

Terlebih lagi, keempat paket mungkin tidak diturunkan secara bersamaan. Kardus tanpa identitas bisa masuk ke area paket yang membutuhkan verifikasi tambahan.

Akibatnya, data pelanggan hanya menunjukkan satu koli meskipun seller menyatakan seluruh barang sudah dikirim.

Dampak terhadap Konsolidasi

Konsolidasi dilakukan dengan menggabungkan sejumlah paket sebelum pengiriman internasional. Jika kardus tanpa marking belum ditemukan, barang berisiko tertinggal dari kelompok pengiriman.

Masalah baru mungkin diketahui setelah barang tiba di Indonesia. Pada tahap tersebut, pencarian dan pengiriman ulang menjadi lebih rumit serta dapat menimbulkan biaya tambahan.

Karena itu, verifikasi sebaiknya dilakukan sebelum paket meninggalkan gudang China.

Cara Membantu Gudang Mengidentifikasi Barang

Importir dapat mengurangi pekerjaan pencarian manual dengan:

  1. Memberikan marking kepada seller sebelum pengiriman.

  2. Meminta kode ditulis pada setiap kardus.

  3. Menggunakan nomor koli untuk kiriman lebih dari satu paket.

  4. Mengirim seluruh nomor resi kepada gudang.

  5. Menyimpan foto paket sebelum diserahkan ke kurir.

  6. Memastikan jumlah koli sesuai dengan packing list.

Gudang yang terorganisasi tetap membutuhkan data dari importir dan seller. Marking yang jelas membuat proses penerimaan lebih cepat serta mengurangi risiko paket salah catat, tertukar, atau tertinggal.